Sunday, January 25, 2009

car

'Hello babe, you kat mana? You terima tak sms I tadi?' Terima panggilan daripada kawan baik aku. Berbual sekejap dan aku baca pesanan ringkas yang dia kirimkan tadi. 'Babe, you free tak hari ni?' Turun menuju ke swimming pool yang ada di kawasan villa, berenang dengan sepupu kesayangan buat beberapa minit. Hmm...hujan turun dengan tiba-tiba, terpaksa naik. Bersiap-siap nak keluar sama seperti perempuan-perempuan lain yang ada di muka bumi...

Bunyi pesanan ringkas...'Babe, I dah sampai'. Aku pun turun, berlari anak ke bawah...berikan cuiman, dan ceritakan kemalangan kecil, erm...kecil ke? Aku baru saja memasukkan wang di mesin memakan wang yang ada di setiap bank. Dan aku sambil menekan minyak kereta ku dengan fikiran yang serabut mengira-gira perbelanjaan aku untuk bulan ini. Aku berada di jalan lurus, dan tiba-tiba sebuah jip pajero meluru keluar dari simpang sebelah kanan dan bang! Babi! Dengan kuatnya aku menjerit di dalam kereta dan tiada siapa yang dengar jeritan aku...sedih, luluh, hancur semuanya sebati dalam perasan aku waktu itu. Aku memakir kereta aku di tepi jalan dan dia terhegeh-hegeh keluar dari kereta, dan ya perempuan tua cina yang memegang tangannya yang mungkin cedera atau terseliuh, dan aku tidak peduli...aku masih gagah memeluk badan aku menunggu dia datang ke arah aku...dan aku hanya mengangkat mukaku tidak berkata apa-apa, aku masih gagah...dia meminta maaf dan itu memang salah dia, dia ingin bergegas pulang...mungkin tahun baru cina hampir tiba, dan aku masih tidak peduli...mari kita selesaikannya di balai polis...dia menelefon suami atau anaknya...aku pula menelefon pakcik aku yang berada di rumah...sementara menunggu mereka, kereta aku menangis dan menjerit kesakitan, aku menghentikan tangisannya buat seketika, dia tetap menangis, dan aku memandang ke arah perempuan tua itu, dan berkata 'See, my alarm broken', dan aku menangis sendiri melihat kereta aku dalam kesakitan.

apa?

Malam...aku berlari dan berlari...berlari dan berlari lagi...masih berlari...mengejar impian...dan tidak lagi berpaling ke belakang...aku berlari...tapi tetap saja fikiran aku berada di masa lalu...masih saja lagi berpaling ke belakang...sepertinya tidak mahu meninggalkan kisah lalu...bukan, bukan begitu...sepertinya mau ke masa lalu...kembali ke masa lalu...mungkin itu yang paling tepat...kembali ke masa lalu, merubah semua yang berlaku...tapi kaki ku tetap berlari...tetap berlari mengejar impian di hadapan dan aku tahu apa yang aku fikirkan, untuk kembali ke masa itu...pasti tidak akan berlaku...itu cuma khayalan semata-mata.

Aku masih berlari...sambil memikirkan masa depan...sekarang aku tercungap-cungap, seperti ikan yang baru saja di tangkap...terjerat di celah jala-jala nelayan yang mencari rezeki di waktu pagi...aku tetap saja berlari...walaupun nafasku terasa pendek...aku terjerat dengan keinginan diriku sendiri...aku bekerja...aku bekerja siang dan malam...cuti atau tak aku tetap saja bekerja...mencari permata atau mutiara yang aku inginkan...hanya mencari tidak memiliki...tapi aku masih nyawa-nyawa ikan...kenapa...

Aku tetap berlari...fikiran ku merewang-rewang entah ke mana...apa yang aku harus lakukan...apa yang patut aku lakukan...terlalu banyak yang aku inginkan hingga terjerat...impian ku sangat besar...seperti seorang puteri yang memiliki setiap apa yang di minta...tapi aku tak tahu aku harus mulakan dari mana...bagaimana...bagaimana...bagaimana...aku menjerit sendiri...tak ada sesiapa yang tahu...